iPhone 4S: Beli atau Tidak?

iPhone 4S, iPhone seri terbaru keluaran Apple ini telah keluar di Singapur, yang berarti tidak lama lagi akan berkeliaran di Indonesia. Atau paling tidak, sudah lebih mudah didapatkan oleh para calon penggunanya di Indonesia jika dibandingkan sebelumnya harus membelinya di Amerika Serikat atau beberapa negara Eropa yang telah mendapat distribusi iPhone tersebut.

Dengan begitu, pertimbangan untuk membeli barang ini pun mulai timbul. Beli atau tidak?

Dari membaca review yang diberikan oleh para pengguna yang telah menggunakan iPhone 4S terlebih dahulu, bisa ditarik kesimpulan dari tiga fitur utama iPhone 4S yang membedakannya dengan seri iPhone sebelumnya, yaitu iPhone 4. Tiga fitur atau poin tersebut adalah:

1) Prosesor A5 dual-core

Prosesor A5 dual-core

Prosesor yang menjalani debutnya bersama iPad 2 ini disebut-sebut akan membuat kinerja iPhone 4S lebih cepat dan stabil. Dan setelah dilakukan perbandingan dengan iPhone 4, ternyata hasilnya benar. iPhone 4S bekerja lebih cepat dengan bantuan prosesor buatan Apple tersebut. Membuka aplikasi, permainan dan semacamnya terhitung lebih cepat. Browsing juga lebih cepat, dan tampilan permainan juga lebih baik oleh prosesor tersebut.

Ya, iPhone 4S bekerja lebih cepat dengan prosesor A5 dibandingkan iPhone 4 yang menggunakan prosesor A4. Tapi, menurut para reviewer, perbedaan kecepatan tersebut tidak terlalu mencolok. Perbedaan hanya dapat dirasakan jika kedua iPhone tersebut dibandingan bersebelahan. Jika digunakan seperti biasa, rasanya juga tidak jauh berbeda.

2) Kamera 8 Megapixel

Kamera 8 Megapixel

iPhone 4S dengan menggunakan kamera dengan 8 Megapixel (MP) yang jika dibandingkan dengan iPhone 4, yang menggunakan kamera dengan lensa 5 MP, jauh lebih baik. Kamera 8MP tersebut bekerja sangat baik dan menghasilkan foto yang lebih terang dan lebih bagus. Dengan adanya prosesor A5 tadi juga memungkinkan kamera ini memiliki fitur face detector, jadi kamera tersebut dapat mendeteksi objek wajah manusia dan dengan otomatis memperhalus gambar di daerah wajah tersebut (auto-focus).

Kamera 8MP ini juga mampu merekam video high definition dengan resolusi sebesar 1080 pixel dan merekam dengan kecepatan 30 frame per detik. Dari melihat hasil gambar baik foto dan video yang dihasilkan dari lensa kamera ini, iPhone 4S akan sangat berguna bagi para pengguna yang suka membawa kamera saku, yang mengharapkan hasil gambar yang lebih baik daripada hasil dari kamera smartphone biasa.

3) Siri

Siri

Siri, si asisten pribadi. Siri sangat bekerja dengan baik. Sangat banyak demo yang dilakukan oleh para pengguna iPhone 4S menggunakan Siri. Dengan bantuan prosesor A5 tersebut, Siri pada iPhone 4S bekerja sangat baik dan lancar. Adanya prosesor A5 tersebut juga yang menjadi alasan Apple untuk membatasi penggunaan Siri hanya pada iPhone 4S saja tanpa memungkinkan para pengguna iPhone 4 untuk memanfaatkan fitur canggih tersebut.

Siri menjawab hampir semua pertanyaan yang diberikan. Malah terkadang dia menjawabnya dengan cara yang lebih menarik daripada seseorang yang ada di call centre penerangan. Siri akan sangat menyenangkan pada saat digunakan. Dia bisa menghitung, bisa mengatur jadwal, hingga menjawab apa arti hidup yang sebenarnya.

Semua pengguna iPhone 4S sangat puas dengan Siri. Dengan tidak adanya perbedaan sama sekali pada desain iPhone 4S dan iPhone 4, maka bisa dibilang Siri bisa jadi alasan utama para pengguna iPhone 4 untuk pindah ke iPhone 4S.

Pendapat saya:

– Dari segi prosesor, seperti menurut para reviewer, tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada kecepatan iPhone 4S dalam bekerja. Perbedaan tersebut hanya kelihatan jika dia dibandingkan bersampingan dengan saudaranya, iPhone 4. Tentu fitur ini tidak akan terlalu terasa bagi para pengguna iPhone 4 yang ingin pindah ke iPhone 4S.

– Dari segi kamera, bagi para pengguna yang suka memotret dengan kamera saku untuk mendapatkan hasil gambar yang lebih baik daripada hasil gambar dari kamera smartphone biasa (termasuk iPhone 4), fitur kamera 8MP ini akan sangat membantu mereka untuk mengantongi hanya satu gadget kamera di saku mereka, yaitu iPhone 4S ini. Sedangkan bagi para pengguna yang tidak terlalu memusingkan kualitas kamera pada gadget-nya, maka sebaiknya mencari alasan lain untuk membeli iPhone 4S ini.

– Dari segi fitur Siri, mungkin ini adalah alasan yang terbaik untuk mengeluarkan uang untuk membeli iPhone 4S ini. Siri akan sangat berguna dan menyenangkan. Namun Siri tidak sesempurna yang dibayangkan. Untuk beberapa fiturnya, Apple bekerja sama dengan perusahaan lain untuk membantu Siri dalam memberikan jawaban yang diminta penggunanya. Contohnya adalah lokasi tempat hiburan/restoran. Dalam hal ini Apple bekerja sama dengan perusahaan Yelp, yang menyediakan informasi lokasi dan rekomendasi restoran yang ada di Amerika Serikat. Ya, Yelp hanya menyediakan informasi tersebut (contoh: tempat makan steak terdekat, tempat makan seafood terdekat, dll) terbatas bagi para pengguna di Amerika Serikat. Sampai saat ini belum ada review dari pengguna di luar Amerika Serikat mengenai fitur Siri yang satu ini. Ini yang membuat kita, para pengguna di Indonesia, untuk berpikir dua kali untuk mengandalkan Siri sebagai asisten pribadi kita. Poin saya adalah: Siri tidak akan berfungsi 100% di Indonesia.

– Dari segi harga, kisaran harga untuk iPhone 4S yang tersedia di “black market” di Indonesia pada awal keluarnya akan berada di kisaran 10 juta-an untuk iPhone 4S model 16GB warna hitam. Untuk kapasitas 32GB dan 64 GB diperkirakan berada di kisaran angka 11 juta dan 12 juta-an. Sekali lagi, itu adalah harga “black market” yang biasanya barangnya diambil dari Singapur. Untuk harga resmi, para distributor iPhone di Indonesia (Telkomsel dan XL) sampai saat ini belum membocorkan kisaran harga yang akan dipatok jika iPhone 4S ini telah resmi keluar di Indonesia. Untuk harga resmi di Apple Store Singapur silahkan cek di sini.

Final thought: Dengan harga “black market” yang tinggi, rasanya tidak perlu buru-buru untuk membeli iPhone 4S ini. Jika kalian sebelumnya menggunakan iPhone 4, ada baiknya menunggu sampai harganya lebih ‘bersahabat’, karena selain tiga fitur di atas, iPhone 4 dan iPhone 4S hampir tidak ada bedanya. Jika sebelumnya kalian menggunakan iPhone 3GS atau iPhone 3G atau bahkan iPhone generasi pertama dan ingin ‘meng-upgrade‘ iPhone kalian, maka iPhone 4S adalah pilihan yang sempurna. Jika kalian bukan pengguna iPhone sebelumnya dan sangat ingin menggunakan iPhone, ada baiknya kalian mempertimbangkan harga yang ada. Karena dengan hadirnya iPhone 4S otomatis membuat harga iPhone 4 turun dan memperbesar peluang kalian untuk menggunakan iPhone yang tidak jauh berbeda tersebut.

Well, ini soal selera, kebutuhan dan kesiapan dana. Jika kalian merasa tertarik, butuh dan memiliki dana, go for it! Jika kalian merasa tertarik, butuh tapi dana yang kalian punya terbatas, silahkan dipertimbangkan. Jika kalian memiliki dana tetapi merasa tidak tertarik dan tidak butuh, apa yang kalian lakukan dengan membaca artikel yang panjang dan tidak berguna bagi kalian ini?

Bagaiman pendapat kalian tentang iPhone 4S ini? Menyukainya? Apakah kalian berencana untuk membelinya? Berikan komentar kalian di bawah!

Salam, black market!

4 thoughts on “iPhone 4S: Beli atau Tidak?

  1. Considering whether Iphone 4s is worth purchasing, I would go for a SGS II with “still” excellently offered features and affordable price making it better owned

Tinggalkan jejak mu dengan berkomentar di sini!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s